HARIANRIAU.CO - Kasus penculikan Alum Langone Avalos, bocah 7 tahun asal Argentina yang dilaporkan hilang beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Korban ditemukan si penculik yang tak lain adalah ayahnya dan kekasih sang ayah, di Kelurahan Panta’nakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (5/2/2018) malam, sekitar pukul 22.00 Wita.
Wakapolda Sulsel, Brigjen Mas Guntur Laupe mengatakan, saat itu Alum ditemukan bersama ayah dan kekasih ayahnya saat sedang bersantap malam di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows.
“Setelah sempat dilaporkan terlihat di Jakarta, akhirnya Alum kita temukan di Toraja Utara bersama ayahnya Jorge Langone dan kekasih ayahnya, Candela Gutierrez,” kata Guntur, seperti dilansir liputan6, di Markas Polda Sulsel, Rabu (7/2/2018) siang.
Guntur menjelaskan bahwa, Jorge dan Candela dilaporkan menculik Alum saat bocah itu sedang berada di sekolah pada 4 Juni 2017. Mereka lalu membawa Alum keluar dari Argentina melalui Bolivia, lalu Brasil hingga ke Malaysia.
“Nah dari Malaysia, dia masuk ke Indonesia melalui Batam, lalu ke Jakarta terus ke Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan, dia sudah delapan hari,” ucapnya.
Menurut Guntur, Jorge dan Candela hanya mengandalkan bantuan dari masyarakat untuk melakukan perjalanan dari negara satu ke negara lainnya. Sesekali, Jorge bekerja paruh waktu untuk menutupi biaya hidupnya.
“Saya sempat ngobrol dengan Jorge, mereka bahkan sempat berjalan berkilo-kilometer dari Makassar ke Toraja. Sesekali menumpang kendaraan orang,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris National Central Biro (NBC) Interpol Indonesia, Brigjen Pol Napoleon Bonaparte mengatakan bahwa pihaknya menerima menerima Red Notice dan Yellow Notice dari Interpol Lyon, Perancis.
“Kami Interpol Indonesia menerima Red Notice untuk Jorge dan Candela, lalu Yellow Notice untuk Alum,” jelasnya.
Saat ini, kata Napoleon, Jorge dan Candela masih diperiksa oleh pihak Interpol. Sementara, Alum akan segera dibawa untuk menemui ibu kandungnya, Elizabeth Avalos, di Argentina.
“Kita serahkan ke konsuler untuk segera menemui ibunya,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Martin Costanzo, Kepala Konsuler Argentina untuk Indonesia, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian atas bantuannya untuk menemukan Alum setelah sekian lama dicari.
“Terima kasih kepada Polres Toraja, Polda Sulsel, Polri dan Interpol, pokoknya terima kasi banyak, banyak, banyak,” ucapnya terbata-bata bersambung tawa seperti dikutip harianriau.co dari pojoksatu.id.
Sebelum dibawa ke negara asalnya, Martin mengatakan Alum akan dibawa ke Kedutaan Besar Argentina di Jakarta.
“Maaf karena saya tidak begitu fasih berbahasa Indonesia. Yang jelas setelah ini kita bawa Alum ke Jakarta untuk sel

